PRINGSEWU – Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal (BPPTSP- PM) Pringsewu menyediakan ruangan pelayanan terpadu elektronik untuk pengurusan izin usaha. Pasalnya, sejak 1 Oktober 2018 pengurusan izin usaha sudah tidak manual dan menggunakan online single submission (OSS).

Sistem ini bekerja sama dengan Kementerian Bidang Ekonomi. Kepala BPPTSP-PM Fadoli mengungkapkan, penerapan aplikasi OSS berlaku secara nasional. “Pemerintah Kabupaten Pringsewu telah memberlakukan aplikasi tersebut sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018, tentang Pelayanan Perizinan Terintegrasi Secara Elektronik,” ujar Fadoli, Minggu (7/10).

Jadi, kata dia, semua izin usaha dilayani melalui aplikasi OSS per 1 Oktober 2018 . Sehingga pemohon yang akan melakukan izin usaha dipersilahkan untuk mengunjungi www.oss.go.id untuk pengurusan usaha kesehatan, pendidikan, perdagangan, dan pariwisata.

Dengan berlakunya izin secara online, menurut Fadoli, diharapkan proses pelayanan kepada investor di Pringsewu semakin mudah, cepat dan dipertanggungjawabkan. Pihak pemohon bisa mengetahui sudah sejauh mana izin yang bersangkutan dalam pemrosesannya.

Fadoli mengakui sejak diberlakukannya pengurusan izin online masih menimbulkan kebingungan bagi masyarakat.

Karena itu, pihaknya mempersiapkan ruang corner yang difasilitasi dengan komputer terkoneksi internet. Sehingga pemohon izin nantinya akan dibimbing melalui fasilitas tersebut bila memerlukan bantuan.

Dia menuturkan, semenjak diterapkan sistem online, sekitar lima sampai 10 sudah mendaftar izin usaha. Mayoritas pendaftar yang masih kebingungan telah dipandu petugas memandu dan mengarahkan masuk aplikasi OSS. Kebingungan itu, menurut Fadoli wajar karena masih program baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *